Minggu, 14 Mei 2017

Terlewat

"Dan tak mungkin ku melewatkan mu hanya karena,diriku tak sanggup untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada dihidupku"

itulah sedikit lirik dari lagu yang kudengar saat perjalanan pulang hari ini. Tadinya itu masuk jajaran lagu favoritku,tapi beberapa hari belakangan aku sadar. Lagu itu bohong. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Buktinya,aku melewatkan mu.

Tadi nya aku percaya, kita pasti akan bersama tanpa ada yang perlu repot-repot berusaha. Naif memang,tapi kukira apa yang disampaikan dari hari pasti diterima oleh hati.

Tadinya ku pikir, waktu akan mempersatukan kita. Tapi lalu aku sadar, mungkin setelah ini kita tak akan bertemu lagi. Mungkin setelah ini,takdir kita tak akan bersinggungan lagi. Jadi,mana waktu yang akan mempersatukan kita?

Harusnya waktu itu aku sedikit berusaha. Harusnya setiap kali kita berpapasan,aku melempar senyum duluan,siapa tahu kau membalas. Harusnya saat kita tak sengaja duduk bersebelahan di kantin sekolah,aku basa basi bertanya tentang rencana hidup mu kedepannya, siapa tahu ada aku didalamnya.

Harusnya aku tidak perlu repot-repot menulis penyesalanku disini,karena nyatanya.....waktu tak dapat diputar ulang.